Masuk

Ingat Saya

Saatnya Generasi Muda Mencegah Terorisme

Saatnya Generasi Muda Mencegah Terorisme

Makassar – Terorisme merupaka permasalahan yang sangat kompleks, kekompleksitas tersebut dapat dilihat dari upaya para ahli untuk menguraikan terorisme melalui berbagai macam defenisi untuk mengidentifikasi tindakan, karakteristik maupun akar permasalahannya dan dari beragam definisi tersebut, tidak ada satu definisi tunggal yang dapat mewakili fenomena terorisme di seluruh dunia. Di beberapa Negara, terorisme identik dengan aktivitas kelompok revolusioner ekstrim kiri seperti Brigadir Mera di Italia, Di sisi lain, dengan munculnya kelompok seperti al Qaeda, basis religius juga menjadi bagian dari variasi identifikasi mengenai kelompok teroris, khususnya yang terjadi dalam dasawarsa terakhir.

Di Indonesia sendiri, Terorisme bukanlah merupakan hal baru, namun menjadi actual terutama sejak terjadinya peristiwa “Bom Bursa Efek Jakarta” pada tahun 2000, diikuti dengan empat serangan besar lainnya, dan yang paling mematikan adalah Bom Bali 2002. Salah satu penyebab aksi terorisme di Indonesia adalah karena hukum belum dapat di tegakkan secara adil dan belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat. sehingga menyebabkan kekecewaan masyarakat yang mencari keadilan. Rendahnya tingkat pendidikan dan kualitas sumber daya manusia, menyebabkan masyarakat mudah terbujuk pihak tertentu, untuk masuk pada kelompok yang kemudian melakukan terorisme. kesenjangan social berupa kesejahtraan masyarakat dengan tingginya angka kemiskinan, kerap menimbulkan kecemburuan social. dengan masih ditemukannya sejumlah kasus KKN dan mafia pajak. semua ini membuat terorisme di Indonesia mudah berkembang.

Pemuda sejatinya memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam pencegahan terorisme. pemuda berperan aktif sebagai kekuatan moral, control social, dan agen perubahan dalam segala aspek, terkhusus pencegahan terorisme. peran pemuda sebagai kekuatan moral diwujudkan dengan menumbuhkembangkan aspek etika dan moral dalam bertindak pada setiap dimensi kehidupan pemuda. memperkuat iman dan takwa serta ketahanan mental spiritual, dan meningkatkan kesadaran hukum. sebagai control social diwujudkan dengan memperkuat wawasan kebangsaan , membangkitkan kesadaran atas tanggung jawab, hak dan kewajiban sebagai warga Negara. sebagai agen perubahan diwujudkan dengan mengembangkan pendidikan politik dan demokratisasi , sumber daya ekonomi, kepedulian terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi, olahraga, seni dan budaya, kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta kepemimpinan dan kepeloporan pemuda. sebagai pemuda, dengan di laksanakannya beberapa aspek tersebut, secara tidak langsung kita mencegah terorisme berkembang di Tanah kelahiran kita. Saat ini, peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam pencegahan terosisme demi terciptanya INDONESIA yang DAMAI

#DamaiDalamSumpahPemuda